Signal radio livina tidak berfungsi

Di pagi hari saya mendapat seorang pelanggan lama yang mengeluhkan signal radionya yang kurang bagus setelah mengganti head unit .

Hal pertama yang saya ambil kesimpulan adalah mungkin head unit yang mengalami masalah atau setidaknya ada settingan yang perlu saya perbaiki.

Namun setelah saya cek, signal radio tetap saja kosong, artinya walau saya scan tetap aja ngak signal yang diterima.

Saya coba menggunakan antena universal, hasilnya signal nya bagus, ngak ada masalah.

Berarti antena bawaan mobil ada masalah.....

Tetapi menurut pengalaman saya, sejelek apapun antenanya minimal ada satu atau dua chanel yang "nyangkut"

Saya cek kabel antena nya mulai dari laci hingga pilar sebelah kiri.

Dan akhirnya ketemu apa yang menjadi permasalahannya...

Ada sambungan antena yang ada dipilar kiri dan dihubungkan ke kabel massa. Mungkin sebagai penguat signal .


Saya coba sambungkan kabel tanpa menggunakan penguat signal dan radio pun berfungsi dengan normal.

Saya cek apa yang menjadi permasalahnnya, ternyata ada bagian kabel yang putus karena karat atau terjepit pilar.





Masalah yang timbul jika mengisi air radiator mobil proton

Salam kenal, sudah lama saya ngak ngisi blog ini karena sudah lupa. Pas dapat email bahwa domain ini mau expired baru deh saya pergunakan lagi he....

Ini ada pengalaman baru dan mungkin bisa menjadi pembelajaran buat para mekanik atau pemilik mobil proton exora.

Suatu ketika ada pemilik mobil proton exora yang ingin menganti air radiator karena mobilnya mau dipakai saudaranya ke sumatra. Pas saya kuras air nya, air nya ngak begitu banyak menurut saya lebih banyak air yang saya kuras pada mobil kijang/ avanza umumnya.

Saya mengisinya cukup 3 liter air cooland, kebetulan saya kasi coolant literan.

Setelah penuh, saya nyalakan mesin sebentar sambil membuka tutup radiator supaya airnya mengalir dan udara yang ada didalamnya keluar.  Setelah saya rasa cukup, saya tutup radiatornya dan mesin saya matikan.

Setelah saya matikan ternyata kipas fan nya masih mutar walaupun kunci kontak sudah saya cabut. Saya tunggu beberapa menit kipasnya ngak mau berhenti juga.

Wah, kalau begini terus aki bisa tekor.......

Kembali saya nyalakan mesin dan betul saja indikator engine pun menyala

Saya tanya kepada mekanik khusus proton apa penyebabnya, dia bilang coba aki negatifnya dicabut sebentar sambil membuka tutup radiatornya lagi.

Setelah tutup radiatornya saya buka, air cooland sudah berkurang. Saya tambah lagi setengah liter sampai penuh.

Aki saya pasang lagi lalu mesin saya nyalakan lagi...

Indikator check engine pun mati dan saya matikan kontak, fan radiator pun sudah mati....

Akhirnya saya mengambil kesimpulan bahwa didalam radiator ini ada semacam sensor yang memberi tahu bahwa air radiator kurang dan membuat indikator engine menyala dan fan terus berputar untuk menurunkan suhu. Tapi kenapa kalau kurang ngak mengambil air yang ada di tabung cadangannya yah? Mungkin hanya mekanik proton yang tahu...

Setidaknya ilmu ini bisa berharga buat anda semua.....

Kunci kontak tidak bisa dicabut



Pernah kejadian saat kostumer honda mobilio matik ingin membeli kondom buat remote alarmnya ee....  malah kunci kontak tidak bisa dicabut.
Dia ingin kunci kontaknya di bungkus dengan kondom supaya tidak mudah kotor dan terlihat eksklusif.
Setelah itu, kunci mobil diputar dan mesin menyala, namun kunci mentok di posisi ACC doang tidak bisa ke posisi lock sehingga kunci tidak bisa dicabut.
Biasanya kunci kontak tidak bisa diputar ke posisi lock dikarenakan tongkat transmisi nya berada di “posisi bukan P”.
Asumsi pertama saya mungkin ada masalah di kopling sehingga kunci tidak bisa dicabut, namun setelah saya maju mundur tongkat transmisi kunci kontak tetap tidak bisa dicabut.

Masalah pun muncul lagi, ternyata central lock tidak berfungsi, tombol lock/ unlock yang ada di pintu supir tidak berfungsi. Maka asumsi saya yang kedua adalah memeriksa sekering yang ada di bawah stir, mungkin saja ada yang putus
Ternyata ngak ada sekering yang putus...
Terpaksa deh tanya ke montir Honda, katanya coba stir diputar-putar sambil kontak di copot.
Beberapa menit kemudian kunci pun bisa dicopot, alarm pun kembali normal.
Saya coba copot kondom kuncinya dan hasilnya normal aja ngak ada masalah lagi.
Asumsi ketiga pun lahir, apakah ada tombol di remot (entah tombol lock atau unlock) tertekan oleh kondom sehingga alarm bermasalah dan membuat kunci tidak bisa dicabut.
Hal ini belum saya coba lagi (takut bermasalah) namun setidaknya ini bisa sebagai bahan pelajaran saya selanjutnya.
 

Jangan asal colok, jangan asal copot



Bila anda pernah memiliki pengalaman dalam hal otomotif misalnya audio, alarm, lampu, power window dll.  Ada sedikit perbedaan untuk mobil sekarang dengan mobil dahulu, mobil sekarang jika ada sedikit masalah paling mentok ke sekering yang ada di kap mesin atau dibawah dashbor, selain itu jangan dicoba-coba.
Ada beberapa jenis mobil memiliki sekering namun jangan asal dicabut, misalnya mobil honda crv.
Memang dibawah stir mobil terdapat beberapa sekering, namun ngak semua sekering diberi keterangan fungsi sekering tersebut.
Bagi sekering yang diberi label “baca buku panduan terlebih dahulu” artinya sekering itu jangan sekali-kali dicabut apalagi mobil dalam posisi kontak ON.
Pernah kejadian saya salah cabut sekering, rencananya saya mau mencabut sekering lampu ternyata yang saya cabut adalah sekering yang gak tahu apa fungsinya dan celakanya saya mencabutnya saat posisi kontak ON.
Jadi saat mesin dinyalakan ada indikator engine yang nyala
Pusing....
Namun untung saja setelah saya cabut aki ( arus negatifnya) dan beberapa menit kemudian kembali normal.
Jadi saran saya
1.       Usahakan untuk mencabut sekering/ soket kontak berada di posisi OFF
2.       Jika memungkinkan jangan mencabut soket, misalnya soket power window bagian supir jangan dicabut karena akan menghilangkan fungsi auto nya
3.       Jika ingin mengganti aki, usahakan dicabut saat posisi mesin nyala. Ada kejadian kostumer Livina ngomel karena power window tidak bisa auto lagi setelah mengganti AKI
4.        Bagi mobil yang dilengkapi rem tangan dengan tombol seperti HRV/ Pajerro. Jangan menyalakan mesin/ di kontak ON saat kabel safety belt dicabut.