Kunci kontak tidak bisa dicabut



Pernah kejadian saat kostumer honda mobilio matik ingin membeli kondom buat remote alarmnya ee....  malah kunci kontak tidak bisa dicabut.
Dia ingin kunci kontaknya di bungkus dengan kondom supaya tidak mudah kotor dan terlihat eksklusif.
Setelah itu, kunci mobil diputar dan mesin menyala, namun kunci mentok di posisi ACC doang tidak bisa ke posisi lock sehingga kunci tidak bisa dicabut.
Biasanya kunci kontak tidak bisa diputar ke posisi lock dikarenakan tongkat transmisi nya berada di “posisi bukan P”.
Asumsi pertama saya mungkin ada masalah di kopling sehingga kunci tidak bisa dicabut, namun setelah saya maju mundur tongkat transmisi kunci kontak tetap tidak bisa dicabut.

Masalah pun muncul lagi, ternyata central lock tidak berfungsi, tombol lock/ unlock yang ada di pintu supir tidak berfungsi. Maka asumsi saya yang kedua adalah memeriksa sekering yang ada di bawah stir, mungkin saja ada yang putus
Ternyata ngak ada sekering yang putus...
Terpaksa deh tanya ke montir Honda, katanya coba stir diputar-putar sambil kontak di copot.
Beberapa menit kemudian kunci pun bisa dicopot, alarm pun kembali normal.
Saya coba copot kondom kuncinya dan hasilnya normal aja ngak ada masalah lagi.
Asumsi ketiga pun lahir, apakah ada tombol di remot (entah tombol lock atau unlock) tertekan oleh kondom sehingga alarm bermasalah dan membuat kunci tidak bisa dicabut.
Hal ini belum saya coba lagi (takut bermasalah) namun setidaknya ini bisa sebagai bahan pelajaran saya selanjutnya.
 

Jangan asal colok, jangan asal copot



Bila anda pernah memiliki pengalaman dalam hal otomotif misalnya audio, alarm, lampu, power window dll.  Ada sedikit perbedaan untuk mobil sekarang dengan mobil dahulu, mobil sekarang jika ada sedikit masalah paling mentok ke sekering yang ada di kap mesin atau dibawah dashbor, selain itu jangan dicoba-coba.
Ada beberapa jenis mobil memiliki sekering namun jangan asal dicabut, misalnya mobil honda crv.
Memang dibawah stir mobil terdapat beberapa sekering, namun ngak semua sekering diberi keterangan fungsi sekering tersebut.
Bagi sekering yang diberi label “baca buku panduan terlebih dahulu” artinya sekering itu jangan sekali-kali dicabut apalagi mobil dalam posisi kontak ON.
Pernah kejadian saya salah cabut sekering, rencananya saya mau mencabut sekering lampu ternyata yang saya cabut adalah sekering yang gak tahu apa fungsinya dan celakanya saya mencabutnya saat posisi kontak ON.
Jadi saat mesin dinyalakan ada indikator engine yang nyala
Pusing....
Namun untung saja setelah saya cabut aki ( arus negatifnya) dan beberapa menit kemudian kembali normal.
Jadi saran saya
1.       Usahakan untuk mencabut sekering/ soket kontak berada di posisi OFF
2.       Jika memungkinkan jangan mencabut soket, misalnya soket power window bagian supir jangan dicabut karena akan menghilangkan fungsi auto nya
3.       Jika ingin mengganti aki, usahakan dicabut saat posisi mesin nyala. Ada kejadian kostumer Livina ngomel karena power window tidak bisa auto lagi setelah mengganti AKI
4.        Bagi mobil yang dilengkapi rem tangan dengan tombol seperti HRV/ Pajerro. Jangan menyalakan mesin/ di kontak ON saat kabel safety belt dicabut.