Alarm mendadak bunyi walaupun “tidak dibobol maling”




Memasang alarm mobil bukan berarti bebas dari masalah. Kadang kala proses pemasngan yang kurang tepat malah membuat masalah baru. Pernahkah and a mendengar atau mengalami sendiri mobil yang dalam posisi pintu tertutup selang beberapa saat lamanya alarm malah berbunyi?
Sebelum saya menjelaskan penyebab- penyebab yang sering menjadi biang onar  keroknya , saya akan menjelaskan berbagai faktor pengaman yang dipasang pada alarm mobil.
Pada  umumnya alarm diberi dua pengaman, yaitu pengaman pintu yang diaplikasika pada door swith, dan yamg kedua adalah kontak on. Pada pemasangan door swith yangdiperlukan adalah setrum positif atau setrum negative tergantung dari jenis mobilnya.
Pada mobil keluaran jepang/ korea, door swith mengeluargan arus negativ sehingga aman dalam menjalankan kabel tanpa takut konsleting. Namun karena kabelnya bermuatan negativ, maka rentan terkena dengan massa body sehingga apabila ada kabel yang terkelupas, alarm akan mengendifikasikan bahwa ada salah satu pintu yang masih terbuka.
Akibatnya sirine alarm akan bunyi menandakan ada “maling” yang mau mencuri mobil anda. Padahal karena ada kabel yang terkelupas. Caranya cukup mudah, coba anda nyalakan lampu plafon ke arah door sehingga apabila ada salah satu pintu yang terbuka maka akan membuat lampu plafon menyala.
Coba anda tutup semua pintu termasuk kap mesin. Apakah lampu plafon masih menyala? Jika masih, coba door switch anda lepas satu per satu sehingga lampu plafon menjadi mati. Apabila sudah mati, coba anda pasang kembali sambil menutup pintunya sampai ada satu pintu yang telah dipasang dan ditutup tidak membuat mati lampu plafonnya.
Setelah ketemu, copot dari soketnya, lalu anda bersihkan dengan minyak penghilang karat sambil dibersihkan dengan menggunakan sikat kawat/ sikat gigi bekas.
Apabila masih menyala walau sudah dibersihkan, maka anda harus mengganti dengan yang baru. Oh ya, lampu plafon bisa juga ngak mati apabila pintu kurang rapat menekan door switch. Biasanya saya ganjal dengan busa sehingga pintu dapat menonjok dengan pas pada door switch.
Dan yang keterakhir bisa saja karena system kabel yang kurang rapi sehingga membuat modul alarm hidup mati. Coba anda bongkar kembali, lalu periksa apakah ada kabel yang kurang ikatannya dengan kabel lainnya. Biasanya kabel yang menjadi biang kerok adalah kabel setrum langsung  
Faktor lain yang bisa merupakan biang penyebabnya adalag sensor getar, sensor suara maupun sensor banyangan. Namun bisanya sensor ini  terdapat pada alarm kelas tinggi sehingga ngak semua orang memilikinya. Coba anda setel kearah minimum sambil anda mengoyangkan mobil sehingga tidak membuat mobil “terganggu”. Malah banyak dari pelanggan saya yang tidak mau memasang sensor seperti itu, takut kalo malam – malam bunyi sendiri karena ada suara petir atau suara nyaring motor.
Solusi saya, coba anda meletakan putaran kesensitifitasnya ke tempat yang mudah terjangkau namun tidak mencolok sehingga anda bisa mengaktifkannya pada saat mobil diparkir di tempat yang tidak biasa

4 comments:

  1. wah. mobil saya alarmnya juga bermasalah, kalau mau ganjal door switchnya itu pake busa apa ya? dan cara masangnya gimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasanya saya gunakan double tape berlapis - lapis atau karet lantai, mas.....
      Klo busa pun bisa, cuma ngak tahan lama
      Sorry baru balas, lama ngak control

      Delete
  2. utk mengatur sensitifitas alarm all new avanza dimana ya pak ? risih jg soalnya bolak balik bunyi alarm kalo ada suara petir ato suara keras. thx

    ReplyDelete
  3. Pak peter,tlng ulas mengenai alarm all new avanza 2015,,,,,
    Sekalian warna kabel dan fungsinya,,,
    Hehehehe,,,thankz,,,

    ReplyDelete