Keunggulan Jika Mengetahui Keadaan Audio Mobil Anda Sendiri




Saat anda mendapatkan mobil baru atau bekas biasanya sudah dibekali dengan head unit yang siap menghibur anda saat melewati kebosanan dalam berkendara.

Beruntunglah jika head unit yang anda dapat dari mobil baru anda. Dipastikan head unit yang diperoleh merupakan produk yang berkualitas, maklum saja karena para pabrikan akan memberikan perangkat yang terpercaya buat para pemakai. Masa produsen akan memberikan head unit murahan? Ya, ngak…..

Namun bukan berarti mobil bekas mendapat tipe yang abal – abal.

Ada juga para penjual memberikan tape lama (bawaan pabrikan) sesuai dengan aslinya, dan ada juga memberikan tape yang bagus sebagai nilai plusnya. Ini biasanya dilakukan oleh para penjual mobil berskala besar demi menjaga nama baik toko.

Namun apabila anda membeli dari seseorang yang bukan dari showroom/ dealer. Diusahakan anda mengenal baik orang yang menjual mobil kepada anda, baik dari segi layak tidaknya mobil tersebut maupun dari suratsurat mobil itu sendiri.

Mengenai suratsurat mobil, saya menyarankan lebih mengutamakan surat kepemilikan/ BPKB dari pada STNK nya karena banyak modus yang menjual mobil – mobil rental.

Jangan melihat kondisi mobil itu dan harga yang murah.

Nah, saya ada pengalaman sendiri yang bisa kita ambil pelajaran.

Saya mempunyai kenalan seseorang yang kerjanya menjual beli mobil bekas. Namun pada sauatu hari dia ditawarkan oleh seseorang yang akan menjual mobil dengan harga yang murah, alasannya karena butuh uang cepat. Jadi dia menyerahkan mobil beserta STNK nya saja kepada rekan saya itu, tanpa adanya BPKB… Alasanya suratnya lagi diurus, jadi rekan saya memberi dot payment sebesar 100 juta dulu, baru sisanya akan diberikan setelah si penjual menyerahkan BPKBnya. Namun setelah ditunggu seminggu teryata si penjual telah pindah rumah, lebih sialnya lagi  mobil yang di jual adalah mobil rental. Alih – alih dapat pertanggung  jawaban, rekan saya malah dituduh sebagai penadah barang curian. Sial banget neh orang…..

OK, kembali …..  ke laptop

Walaupun anda mendapat audio yang bagus ataupun abal – abal. Pasti ada keinginan dalam diri anda untuk menambah kualitas suara dalam mobil anda.

Masa anda cuma mau suara yang gitu –gitu aja.

Caranya ada dua, yaitu menganti head unit dengan yang lebih bagus ataupun menambah perangkat yang lain guna membuat suara lebih bertenaga.

Mungkin juga anda memilih keduanya langsung, mengganti head uni yang baru dan juga menambah alat lain.

Ini tergantung “kedalaman” kantong anda sendiri tentunya.

Kita mulai dari cara pertama

Saat anda mengganti head unit dengan yang baru maka head unit yang lama mesti anda copot.

Lalu bagaimana dengan head unit yang lama?

Tenang saja….

Kalau head unit merupakan bawaan pabrik diusahakan anda simpan aja, jangan dijual.

Mengapa?

Karena jika mobil anda mau di jual kembali, maka anda dapat menukar kembali dengan yang lama

Sehingga harga jual mobil anda agak lebih tinggi

Karena mobil anda dianggap masih layak pakai

Tapi, apabila anda tidak ada rencana mau menjual mobil  anda kembali. Bagusan anda jual saja, karena head unit bawaan pabrik biasanya harganya agak sedikit mahal

Ya, sekitar 200 – 400 ribuan gitu.

Bagaimana dengan head unit bukan bawaan pabrik?

Jika head unit cuma bisa menerima kaset saja, bukan cd audio. Maka lebih baik dijual saja. Namun harganya tidak terlalu tinggi sesuai dengan mereknya juga.

Ya, sekitar 50 – 200 ribuan

Namun jika head unit sudah bagus menurut anda, misalnya sudah dapat menerima DVD atau minimal CD…

Dan juga suara yang dihasilkan sudah bagus menurut anda. Saran saya jangan dijual saja  namun diberi perangkat lain yang menunjang kualitas suara yang akan dihasilkan head unit itu..

Mungkin anda bertanya, memangnya head unit bawaan pabrik tidak layak untuk dipakai untuk si pemilik mobil? Sehingga layak diganti

Sebetulnya relatif

Tapi menurut saya head unit itu mesti diganti

Karena head unit bawaan pabrik sepanjang pengetahuan saya hanya mendukung radio tape saja, paling tinggi hanya mendukung CD audio. Itu pun hanya beberapa mobil yang saya jumpai misalnya pada kijang innova..

Jadi apabila anda mau memainkan DVD/ CD atau USB flash disk ya mesti diganti

Namun dari segi suara yang dihasilkan head unit bawaan pabrik memang menurut saya sangat bertenaga. Hal ini karena tendangan suara sudah disesuaikan dengan kekuatan speaker seluruhnya dan sistim perkabelan yang sudah teroganisir sehingga suara yang dihasilkan terdengar stabil, tidak adanya noise / storing.

Jadi kesimpulan tergantung selera anda sendiri, namun bagi saya yang berjiwa muda pasti saya ganti dengan yang baru…he.. he…

Lalu cara kedua adalah menambah perangkat yang lain. Tujuannya adalah menambah daya gelegar suara dalam mobil anda sehingga seolah – olah ada bioskop di mobil anda…

Pertama – tama biasa yang saya ganti adalah speakernya. Biasanya speaker bawaan pabrik adalah speaker biasa saja, bentuknya yang saya jumpai merupakan speaker split yang khusus menghasilkan suara vokal saja.

Ganti saja dengan speaker coaxial yang sudah terdapat tweater ditengahnya, tweater ini berfungsi menghasilkan suara treable seperti suara dis.. dis…

Atau anda juga bisa membeli speaker split yang lebih berkulitas dan ditambah dengan tweater yang terpisah

Jadi, tweater yang terpisah itu mau diletakkan dimana?

Biasanya tweater diletakkan di samping dashbor, di tempelkan ke pilar A, atau di lengketkan ke kaca. Tergantung selera anda. Namun sebaiknya diletakkan di sudut ruangan sehingga suara treable terdengar di seluruh ruangan.

Kualitas suara yang dihasilkan speaker split dan tweater terpisah sangatlah bagus menurut saya, karena ada pemisahan suara antara vokal dengan suara treable.  Namun yang menjadi kendala adalah harga yang agak mahal dibandingkan dengan speaker coaxial.

Kelebihan speaker coaxial yang lainnya ialah tidak membutuhkan penempatan tweater lagi karena sudah menyatu dengan speaker utamanya.

Vokal sudah, treable sudah….

Bagaimana dengan suara bassnya??

Nah ini, memerlukan perangkat lain yang berfungsi mengangkat suara bass. Biasa para audio menyebutnya power

Power terdiri dari beberapa jenis tergantung dari jumlah kanal yang dihasilkan, ada yang satu kanal yang biasa disebut monoblok, ada juga 4 chanel dan ada juga power 5 chanel.

Power monoblok digunakan untuk mengangkat subwoofer saja. Sedangkan 4 speaker yang lainnya merupakan suara standar yang diperoleh dari head unit itu sendiri.

Kalau power 4 chanel digunakan hanya mengangkat 4 speaker yang ada di pintu mobil biasanya.  

Sedangkan power 5 chanel tentu saja mengangkat 4 chanel yang ada di pintu mobil dan juga satu buah sub woofer.

Jadi dilihat dari berapa kanal yang diangkat power tentu saja anda sudah tahu perkiraan dana yang dibutuhkan untuk membelinya. Semakin banyak kanal yang diangkat maka semakin mahal juga harga yang mesti anda bayar.

Sebagai perbandingan power empat chanel yang begitu banyak beredar dipasaran mencapai 500 ribu hingga mencapai jutaan tergantung mereknya.

Lalu bagaimana dengan sistem perkabelannya juga harus mendapat perhatian anda juga. Jika anda memang benar – benar ingin menjadikan mobil pribadi sebagai bioskop mini anda maka sisitem perkabelan adalah komponen yang sangat vital dalam menentukan kualitas suara yang akan dihasilkan.

Untuk menghubungkan antara head unit, power dan spaeker serta aki mobil dibutuhkan setidaknya empat jenis kabel. Pertama adalah kabel power yang menghubungkan antara aki mobil dengan power, kedua adalah kabel speaker yang menghubungkan antara power dengan speaker yang akan anda angkat suaranya, ketiga adalah kabel satuan yang menghubungkan antara head uni dengan power, dan yang terakhir adalah kabel audio (biasa disebut dengan RCA) yang menghubungkan antara head unit dengan power.

Selain itu, masih banyak hal yang lain yang mesti menjadi bahan pertimbangan berhubungan dengan kondisi setrum/ aki mobil itu sendiri. Apakah mampu memberi pasokan listrik ke power , selain itu bagaimana dengan kekuatan head unit sendiri. Apakah mampu berkolerasi dengan baik antara power maupun speaker. Sepertinya anda akan pusing jika mendengar satu persatu semuanya, maka saya akan menjelaskan tiap tiap langkah secara mendetail  pada edisi yang akan datang.

Selamat mengikuti……










    

0 comments:

Post a Comment