Sistem kerja Kompresor


Kompresor seperti jantung didalam tubuh mahluk hidup. Berfungsi  memompa refrigerant  keseluruh bagian sistim pendingin AC mobil. Kompresor yang sedang berputar sangat panas, suhu bisa mencapai 80 derajat celcius. Tetapi bila suhu kompresor terlalu panas berarti ada komponen didalamnya mengalami kerusakan. Apabila dibiarkan akan mengalami kerusakan yang semakin parah. Biasanya para teknisi menyebutnya kompresor jebol. 
Kompresor yang sudah jebol sudah tidak bisa menyalurkan refrigerant dengan sempurna.
Tekanan itu dibutuhkan untuk memberi tekanan pada selang kecil (biasanya disebut dengan selang ½  ) selang ½ akan menuju ke kondensor. Selang ½ sangat panas, karena berasal dari kompresor.
Selain selang ½ , kompresor juga dihubungkan dengan selang besar (biasanya disebut dengan selang 5/8). Selang 5/8 berasal dari evaporator, makanya selang 5/8 sangat dingin dan bisa berembun.

Tips:
Anda sendiri dapat mengetahui keadaan AC mobil dengan melihat kondisi selang AC. Apabila selang 5/8 dingin sampai berembun sedangkan di ruang kabin panas, berarti ada 2 penyebabnya, yaitu evaporator kotor atau membeku. Coba anda perhatikan pada saat anda mulai menyalakan mesin. Jika kondisi mobil anda pada awal menyalakan mesin sudah panas, padahal blower meniup angin dengan kencang berarti evaporator kotor. Anda harus membawa ke teknisi untuk melakukan servis. Apabila pada awalnya sudah dingin lalu lama kelamaan tidak dingin lagi berarti evaporator membeku. Itu disebabkan thermostat sudah rusak atau setelannya yang salah. Bawa ke teknisi untuk menganalisa permasahaanya apabila setelannya salah maka dapat di setel kembali, namun jika rusak maka anda harus mengganti dengan yang baru.

Pada saat anda menghidupkan AC, maka switch AC akan mengalirkan listrik kemagnet yang berada didepan kompresor. Magnet akan menarik center pis dengan poli kompreor. Center pis menghubungkan dengan bagian dalam kompresor sedangkan poli menghubungkan dengan fan belt mesin. Pada saat center pis berputar maka as yang berada didalamnya akan mengerakkan poli – poli yang berjumlah 5 buah atau lebih . Poli – poli akan menarik dan  menekan refrigerant, sehingga refrigerant akan  mengalir di sistem AC mobil. Untuk melakukan hal itu piston dilengkapi oleh karet seal sehingga menjaga tekanan diblok piston itu sendiri.
Karena piston bergerak terus menerus dengan cepat sesuai dengan putaran mesin maka dibutuhkan oli untuk mencegah kompresor overhating. Apabila tidak maka piston akan rusak dan seal karet akan koyak. Kompresor akan mengeluarkan suara berisik yang biasa disebut suara ngorok.
Suara ngorok dapat dihilangkan bila  tidak terlalu parah, misalnya menganti seal – seal yang sudah usang atau menganti kelereng (pelor). Apabila blok piston sudah termakan maka anda harus menganti semuanya dengan yang baru atau mengkanibal dari kompresor yang sudah ngak terpakai lagi.
      

0 comments:

Post a Comment