Tips membeli Head Unit bekas


Setiap mobil paling bosen kalo ngak ada hiburan. Namun apa daya dana ngak cukup untuk membeli head unit yang baru. Mau tak mau anda harus mambeli copotan saja (bekas). 
Pertama – tama sekali yang paling diperhatikan adalah kondisi luarnya dulu. Kalo kondisi sudah agak kumal apalagi banyak baret dimana – mana. Dapat diindikasikan bahwa head unit itu sudah sangat lama. Biasanya barang elektronik mangfaatnya semakin mundur seiring dengan usianya. 
Selain itu juga lihat tombol – tombolnya, apakah masih berfungsi satu per satu. Cek juga layar LCD nya, biasanya head unit yang lama sangat rentan dengan kondisi LCD nya, entah karena lampunya yang sudah mati, soket yang udah kendor atau IC nya yang udah rusak.
Lalu periksa suaranya baik dengan radio ataupun dengan kaset. Apabila sudah mendukung dengan MP3 maupun DVD jangan segan – segan mencobanya. Apalagi sudah tersedia soket USB, wajib anda coba. Setelah itu, dengar suara yang dihasilkan head unit itu, dengan sekali – kali anda pukul dengan lembut, biasanya ada head unit pas dicoba hasilnya bagus, namun setelah dipasang ke mobil malah mati. Ini dikarenakan karena ada komponen yang longgar sehingga mudah mati apabila terkena goncangan. Kalau bisa head unit anda coba setiap chanelnya karena ada kalanya ada satu atau dua chanel yang sudah mati sehingga tidak bisa mengeluarkan suara.
 Lalu pada head unit yang sudah komplit biasanya mendukung dengan auto antena, auto kamera, amplifier control, RCA port dll. Mintalah bantuan penjual untuk memeriksa semua kabel – kabelnya. Dan yang paling terakhir dan paling jarang dilakukan adalah memeriksa daya tahan lamanya, cobalah anda mendengar suaranya selama 20 menit, karena ada head unit yang mati karena ada beberapa komponen yang sudah lemah sehingga kalau dipakai lama akan mati head unitnya.     

0 comments:

Post a Comment