Klakson

Jika anda dengar, suara klakson bawaan pabrikan seperti suara motor. Berarti anda tidak salah dengar.

Memang klakson bawaan ukurannya sangat kecil berjenis disk sehingga kalau anda tekan akan terdengar suara tit … tit…..

Pada mobil Avanza, klakson ada dua sehingga suaranya agak sedikit stereo, sedangkan pada Xenia hanya ada satu saja.

Di pasaran sudah banyak sekali anda temukan berbagai jenis klakson yang sesuai dengan selera anda. Ada yang suaranya nyaring. Biasanya berbentuk disk, namun ukurannya besar. Ini cocok untuk berpergian jauh karena jika suara klakson anda pelan (kecil), dipercaya akan tidak digubris sama mobil – mobil lainnya, apalagi dengan mobil besar.


Kalau anda tidak sering bepergian keluar kota, melainkan hanya disekitar perkotaan saja, saya menyarankan suara yang agak lembut / soft sehingga tidak akan menggangu orang disekitarnya. Namun tetap akan mendapatkan perhatian dari pengemudi lain. Karena suaranya yang besar, bukan tinggi. Biasanya suara ini terdapat pada klakson berjenis keong.



Dalam pemasangan klakson jenis ini anda tidak bias mengandalkan setrum dari klakson lamanya. Sama seperti head lamp bawaan pabrikan. Arus yang keluar dari klakson lama tidak terlalu besar sehingga kalau anda memaksanya, maka suara yang di keluarkan tidaklah maksimal.


Oleh sebab itu diperlukan relay untuk meningkatkat arus. Harga klakson beserta relay bervariasi tergantung selera anda tentunya. Biasanya 150 rb sampai dengan 400 rb anda akan sudah memilikinya.



Cara memasangnya cukuplah sederhana. Saya akan jelaskan dengan menggunakan diagram


Keterangan:
Pada klakson lama terdapat dua soket. Nah, dua soket itu anda hubungkan ke relay nomor 86 dan 85, terbalik bukan masalah. Lalu relay nomor 30 dihubungkan dengan kutub positif aki (usahakan selalu menggunakan sekering sebelum menghubungkan dengan sumber arus Aki). Lalu relay nomor 87 akan mengeluarkan setrum yang langsung dihubungkan ke tiap – tiap klakson.

Menggunakan klakson jenis keong maupun dengan jenis disk ada kekurangan dan kelebihan. Pada klakson jenis keong mempunyai suara yang lembut, namun agak rentan terkena air. Oleh sebab itu diusahakan arah corong klakson ada berada di bawah sehingga air yang masuk akan segera keluar.

Sedangkan klakson berjenis disk mempunyai daya tahan terhadap air, namun agak sensitive jika terkena/ terjepit  dengan berbagai jenis barang. Biasanya klakson disk sering terjepit dengan bemper depan. Oleh sebab itu, carilah lokasi yang agak lega untuk meletakkan klakson jenis ini.

0 comments:

Post a Comment