Sistem Pendingin/ Ac (Bagian 3)

Ekstra fan mati ini sangat mudah anda lihat dengan mengamatinya. Apabila kompresor mati sedangkan fan AC mati, maka bisa dipastikan kipas pendingin mati.

Cara tercepat adalah menganti dengan yang baru. Harga berkisar Rp.300.000 hingga jutaan tergantung mobilnya. Mobil serena saja yang orisinal (karena gak ada imitasinya) berkisar 1,2 juta beserta jasa pemasanggannya

Pada kecepatan tinggi, AC kurang dingin. Ini juga sering dialami bagi mobil yang sudah lawas. Sirkulasi Freon dari cair menjadi gas ditentukan oleh drier dan ekspansi.

Seperti halnya oli mesin, Freon yang kerap bersirkulasi pada sitem pendingin AC lama – lama akan menjadi kotor. Kotoran itu berasal dari kompresor dan biasa menumpuk di kondensor.

Oleh karena itu, tugas penyaringan itu diberikan kepada drier yang berada di belakang kondensor. Untuk servise berkala drier hendaknya diganti maksimal 2 tahun sekali. Apabila tidak, maka kotoran yang telah menumpuk akan menuju sesudah drier yaitu ekspansi.

Ekspansi bertugas untuk mengubah Freon menjadi gas. Hal ini dikarenakan lubang kecil dan tekanan tinggi yang mengakibatkan proses itu terjadi.

Apabila ekspansi tersumbat, maka tekanan pada selang antara eskpansi dengan drier menjadi tinggi. Tekanan akan semakin tinggi apabila mesin berputar dengan cepat.

Oleh sebab itu, ada sebuah switch yang mengatur tekanan pada selang tersebut. Apabila tekanan pada selang tersebut kurang atau berlebih dari kondisi standar, maka switch akan mematikan arus ke kompresor sehingga AC mati berputar. Hal ini berguna supaya selang tidak meledak.

Apabila hal ini terjadi pada mobil anda, maka perlu adanya pembersihan total pada selang – selang, kondensor, evaporator, kompresor plus penggantian drier dam ekspansi. Harga drier berkisar Rp150.000,-. sedangkan ekspansi sekitar Rp100.000. kalau ongkos pencucian bisa mencapai Rp.100.000 lebih belum termasuk Freon.


0 comments:

Post a Comment