Sistem Pendingin/ AC (Bagian 2)

Anda tinggal memutuskan apakah mau mengganti komponen yang mengalami kebocoran atau tetap menambah Freon saja.

Namun untuk mengetahui dimana letak kebocoran memerlukan waktu yang lumayan lama. Biasa yang pertama sekali adalah memeriksa evaporator. Maklum evaporator yang tidak pernah dibersihkan akan mudah lapuk karena lembab. Biaya untuk mengganti evaporator mulai dari Rp.550.000,- (imitasi) hingga Rp.1.200.000,- (orisinal). Namun evaporator yang kebocorannya berada diluar kisi – kisi masih bisa di las listrik dengan biaya Rp.40.000,-. Namun kadang – kadang 3- 5 bulan  akan mengalami kebocoran lagi.

Langkah selanjutnya adalah memeriksa kondensor. Kondensor mudah bocor dari lontaran kerikil yang ada dijalan. Kotoran oli pun mudah terperangkap di kondensor yang akan membuat lapuk.

Kondensor baru berkisar 500 ribuan dan bisa lebih

Demikian juga dengan selang AC, pada umumnya selang AC yang sering mengalami kebocoran berada diantara evaporator dengan kompresor. Ini disebabkan karena pada selang tersebur Freon berbentuk gas sehingga mudah merembes keluar. Biaya untuk mengganti selang berkisar Rp.120.000,- termasuk fitting.

Kompresor mendadak tidak berputar adalah salah satu penyebab yang sering ditemui. Hal ini dapat ditandai dengan berputarnya kipas AC/ ekstra Fan, namun kompresor tidak berputar. Hal ini karena magnet spul yang sudah tua sehingga tidak kuat menarik center pis ke poli kompresor.


Harga untuk menggantinya berkisar RP.400.000,-. Namun bisa juga anda mengganti satu paket beserta poli dengan center pis dengan harga Rp900.000,-. Karena ada beberapa hal yang membuat  magnet spul rusak karena lahar poli yang sudah oblak sehingga membuat dekrup center pis rusak dan membuat magnet menjadi panas.

0 comments:

Post a Comment