Berbagai Jenis Klaskon (bagian 1)

Jika anda membeli mobil baru atau bekas, biasanya mobil anda dibekali dengan klakson standar. Jenis klakson yang biasa diberi adalah jenis klakson model disk ukuran kecil, bahkan ada beberapa mobil hanya memberikan satu buah saja sehingga suara tidak terdengar stereo.

Oleh sebab itu, biasanya anda akan mengganti klakson lama anda dengan klakson yang ada dipasaran. Namun sebelum anda memasang klakson baru anda, diperlukan beberapa hal yang perlu ditimbangkan baik kekurangan maupun kelebihannya.

Seperti pada gambar disamping ini, ini adalah klakson Hella merah model keong, suara yang dihasilkan agak nyaring dan memiliki sedikit bass.

Jika anda memilih klakson Hella Hitam, suara yang dihasilkan tidak terlalu nyaring, namun memiliki suara bass yang agak lembut. Ini cocok sekali jika anda pengemudi bertipe "penyabar"


Selain merk Hella, ada juga klakson keong merk Denso. Suara yang dihasilkan agak ringan tapi nyaring sehingga klakson Denso tidak membutuhkan relay sebagai penguat.

Jika anda ingin memiliki suara klakson lebih "berkelas" bisa anda memilih merk Bosh/Fiat, suara yang dikeluarkan lebih bergema dan nyaring (tidak garing).

Namun klakson model keong rentan terkena air, apalagi jika lubang corongnya menghadap keatas . Bisa saja air yang "terjebak" didalamnya akan membuat bagian dalamnya menjadi berkarat.

Oleh sebab itu, diperlukan ruangan yang khusus supaya air tidak mudah masuk kedalamnya dan usahakan lubangnya berada dibawah sehingga jika ada air yang masuk bisa keluar dengan sendirinya.







Bensin habis bikin Aki tekor

Jika anda pemilik All New Grand CRV  yang sudah dibekali dengan tombol Start Engine, memang sangat membantu saat anda akan menyalakan atau mau mematikan mesin.
Jadi untuk menyalakan mesin, motor stater akan terus berputar sampai mesin sudah stabil menyala.
Jika mesin mengalami masalah, maka motor stater akan terus berputar sekitar 5 detik baru berhenti. Ini akan menguras aki jika anda belum tahu penyebab mesin tidak mau menyala.


Pas tadi sore ada kostumer menyalakan mesin dengan menggunakan tombol start engine, namun hanya terdengar suara stater panjang yang akan membuat motor stater panas dan akan menghabiskan aki. Lama motor stater berputar sekitar 5 detik, cukup membuat telinga sakit jika anda berada didekat mobil. Setelah dicek ternyata bensin udah habis, sehingga mesin tidak mau menyala. Akibatnya motor stater terus berputar sampai mesin menyala, jika belum maka motor akan terus berputar selama 5 detik. Coba saja anda terus menekan tombol engine tanpa tahu apa permasalahannya. bisa saja AKI akan tekor gara-gara motor stater.

Edit GPS untuk Head Unit

Kadang-kadang saat mencabut head unit atau accu bisa mengakibatkan settingan head unit berubah, misalnya setingan radio, musik maupun settingan yang lainnya.
Salah satu settingan yang sering ditanya oleh kostumer saya adalah settingan untuk mengaktifkan GPS kembali, mengingat bisanya head unit akan meminta software yang akan dijalankan ke menu nya....

Kali ini saya menggunakan sample dengan menggunakan head unit merk enigma, semoga settingan ini bisa anda megerti dan bisa diterapkan untuk semua merk

 Pilih opsi/ setting yang biasanya bergambar gear atau gambar tool (pekakas)















Cari menu yang berhubungan dengan GPS, salah satu yang saya temukan adalah menu "Navi Path" bagian bawah
















Pastikan SD card GPS sudah plug in (terpasang) sehingga head unit akan membaca file apa saja yang ada didalamnya

Pilih "Navigator" yang ada dibagian atas















Didalam file Navigator pilih file yang memiliki extension .EXE sehingga saat anda akan membuka menu GPS akan langsung menjalankan file ini.















Setelah selesai, maka klik OK/ klik tanda centang, maka menu GPS anda langsung berfungsi.......