Berbagai Jenis Klaskon (bagian 1)

Jika anda membeli mobil baru atau bekas, biasanya mobil anda dibekali dengan klakson standar. Jenis klakson yang biasa diberi adalah jenis klakson model disk ukuran kecil, bahkan ada beberapa mobil hanya memberikan satu buah saja sehingga suara tidak terdengar stereo.

Oleh sebab itu, biasanya anda akan mengganti klakson lama anda dengan klakson yang ada dipasaran. Namun sebelum anda memasang klakson baru anda, diperlukan beberapa hal yang perlu ditimbangkan baik kekurangan maupun kelebihannya.

Seperti pada gambar disamping ini, ini adalah klakson Hella merah model keong, suara yang dihasilkan agak nyaring dan memiliki sedikit bass.

Jika anda memilih klakson Hella Hitam, suara yang dihasilkan tidak terlalu nyaring, namun memiliki suara bass yang agak lembut. Ini cocok sekali jika anda pengemudi bertipe "penyabar"


Selain merk Hella, ada juga klakson keong merk Denso. Suara yang dihasilkan agak ringan tapi nyaring sehingga klakson Denso tidak membutuhkan relay sebagai penguat.

Jika anda ingin memiliki suara klakson lebih "berkelas" bisa anda memilih merk Bosh/Fiat, suara yang dikeluarkan lebih bergema dan nyaring (tidak garing).

Namun klakson model keong rentan terkena air, apalagi jika lubang corongnya menghadap keatas . Bisa saja air yang "terjebak" didalamnya akan membuat bagian dalamnya menjadi berkarat.

Oleh sebab itu, diperlukan ruangan yang khusus supaya air tidak mudah masuk kedalamnya dan usahakan lubangnya berada dibawah sehingga jika ada air yang masuk bisa keluar dengan sendirinya.







0 comments:

Post a Comment