Cara mudah menjaga mobil anda dari tindak pencurian.

Sekarang jaman sedang susah, banyak orang yang mengalami PHK dan harga barang yang semakin mahal. Tindak pidana sudah sering terjadi dijalanan mulai dari perampokan hingga pencurian barang berharga.
Mobil semakin marak menjadi sasaran pencurian, jika tidak dilengkapi dengan alat pengaman yang memadai bisa saja mobil anda bisa menjadi korban.
Untuk mencegah sebelum terjadi, maka anda bisa melakukan beberapa cara dimulai dari yang sederhana hingga yang rumit.

Mencabut Kabel Koil
Anda bisa mencabut kabel koil  sehingga mesin tidak bisa dinyalakan saat distater. Ini bisa anda lakukan saat anda dirumah atau di parkiran yang menurut anda agak rawan pencurian. Namun tidak semua jenis mobil bisa anda terapkan. Ada sebagian mobil yang memiliki teknologi satu busi satu koil sehingga untuk mencopotnya anda harus membuka cover mesin dan membuka colokan busi dengan kunci 10mm, terlebih lagi anda harus menggunakan kain untuk mencopotnya karena panas (jika mobil baru digunakan).

Mencabut fuse engine

Ini yang sering saya lakukan untuk mobil saya, hanya bermodalkan tang jepit untuk melepaskan sekering engine sehingga mesin tidak bisa dinyalakan. Saya rasa maling pun ngak sempat membaca skema sekering untuk mencari mana sekering engine nya.
Untuk mengetahui mana fuse engine cukup mudah, bisa anda baca pada skema yang ada di box sekering, biasanya bertulisan EFI/ IG / INJ....
Jika menurut anda susah,  anda mencobanya satu persatu. Caranya dengan menyalakan mesin mobil anda. Kemudian coba cabut sekering yang menurut anda sekering engine, jika mesin mati dan tidak bisa stater maka itulah sekering engine. Jika tidak, maka anda pasang lagi sekering tadi dan coba cabut sekering yang lainnya.

Memasang Kunci Stir

Salah satu barang pengaman yang sering dibeli bagi pengguna mobil baru adalah kunci stir. Kunci stir ada 3 jenis menurut apa yang dikuncinya, ada pengunci stir ke dashbor, pengunci stir ke pilar dan pengunci stir ke pedal kopling/rem.
Tentu saja ada kekurangan dan kelebihan dari tiap- tiap jenis, kalo kunci stir ke dashbor lebih mudah diaplikasikan hanya saja sering membuat dashbor lecet/ baret apalagi jika anda membeli produk yang murahan, belum lagi pengangan stir mudah koyak/ sobek karena tergores tiap kali anda memasangnya. Cara mengatasinya cukup anda menggunakan sarung stir yang cocok dengan ukuran kunci stir dan selalu lapisi dengan kain/ kanebo pada dashbor saat mau memasang kunci stir.
Kunci stir ke pilar termasuk mudah untuk memasangnya hanya saja tidak semua mobil cocok karena ada pilar yang miring dan ada pilar yang agak tegak tergantung dari panjang stik nya saja.
Kalo kunci ke pedal kopling/ rem sangat saya rekomendasikan karena lebih aman menurut saya hanya saja anda perlu tenaga untuk mengunci antara stir dengan pedal kopling soalnya kalo longgar mudah copot.

 Memasang Alarm

Hampir semua pabrikan mobil sudah dilengkapi dengan alarmstandar, namun hampir sebagian hanya berfungsi sebagai membuka/ menutup pintu saja. Untuk mengetahui apakah alarm tersebut memiliki fungsi pengaman, anda bisa mengecek kondisi alarm tersebut saat keadaan lock (arming). Jika saat posisi arming dan anda membuka pintu dengan memakai kunci  ( buka dengan tombol unlock pada remote) dan alarm tidak berbunyi maka anda perlu memasang alarm yang baru.
Ada dua cara yang bisa anda lakukan adalah menambah alarm yang baru sehingga anda memiliki 2 remote alarm, yang satu alarm bawaan dan yang satunya alarm yang baru. Atau dengan menambah modul yang baru namun anda tetap menggunakan remote yang lama sehingga saat anda menutup/ membuka ada suara toa yang berbunyi. Ini biasanya disebut dengan alarm keyless entry.

Immobolizer
Pada mobil terkini sudah dilengkapi dengan kunci immobolizer baik di anak kuncinya atau diremote alarmnya. Sehingga mesin tidak bisa dinyalakan dengan menggunakan kunci duplikat/ merusak anak kunci.
Bagaimana dengan mobil anda yang belum memiliki fasilitas tersebut? Dipasaran sudah banyak menjual immobolizer berupa gantungan kunci yang terus memberi signal ke mobil sehingga mobil baru bisa menyala jika gantungan kunci tersebut ada didalam mobil.

Mengganti kunci pintu

Kunci pintu biasanya pipih dan mudah diputar dengan obeng pipih. Bagaimana jika anda menganti lubang kunci dengan model bintang/ kotak?
Salah satu yang sering saya jumpai bagi para pengguna mobil tua menggunakan trik ini. Jadi jika kunci tersebut digetok dengan palu maka lubang kunci akan segera rusak atau malah masuk kedalam
.
Menggunakan Relay

Relay berfungsi untuk menghubungkan arus stater dengan bantuan arus yang lainnya misalnya lampu senja. Jadi mesin tidak akan bisa distater jika anda belum menyalakan lampu senja.

Menggunakan saklar rahasia

Prinsipnya sama dengan memutus arus stater/ engine dengan bantuan saklar. Jadi jika anda ingin menyalakan mesin cukup menyalakan saklar baru stater.
Karena mananya saklar rahasia maka anda harus menyembunyikan saklar tersebut namun masih bisa dijangkau dengan tangan misalnya didalam laci, dibawah jok, didekat tarikan kap mesin, disamping konsole box dll

Menggunakan sensor sentuh

Prinsipnya sama dengan menggunakan saklar rahasia namun diganti dengan menggunakan sensor sentuh. Jadi mesin akan menyala jika anda menekan sensor tersebut.
Bisa buka link ini untuk produknya

Menggunakan sensor getar/ sensor bayangan
Mobil anda tidak hilang namun bagaimana dengan barang-barang yang ada didalam mobil anda misalnya laptop, perhiasan dll?
Cara yang bisa anda pakai dengan menggunakan sensor bayangan/ sensor getar....
Sensor tersebut dihubungkan dengan alarm sehingga sensor akan aktif disaat alarm dalam posisi arming. Jadi setiap kali ada pergerakan didalam mobil anda saat alarm aktif maka toa akan berbunyi terus menerus.

Menggunakan GPS Tracking
Ini lah pertahanan terakhir anda jika mobil sudah hilang......
Segera pantau kendaran anda dengan menggunakan HP/Laptop sehingga anda bisa tahu posisi mobil anda berada.





0 comments:

Post a Comment